top of page

Tips Menyimpan Notebook / Laptop / MacBook Jika Jarang Digunakan


Kadang kala, kita punya laptop yang sudah tidak terlalu terpakai. Hal ini terjadi misalnya karena ada laptop lain dari kantor atau sudah beli yang baru. Saat terakhir dipakai, laptop lama ini tidak ada masalah sama sekali, masih lancar-lancar saja. Karena ada yang baru, laptop lama kita simpan dan jadi jarang digunakan. Giliran mau dipakai lagi, malah jadi banyak masalah. Sulit dinyalakan, baterai bocor, layar berjamur, beberapa tombol keyboard sulit ditekan, dan lain-lain.


Nah, SolusiJeli punya beberapa tips untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, antara lain:

  1. Charge baterai laptop sampai sekitar 50%. Kalau baterai disimpan dalam keadaan kosong, baterai bisa masuk ke kondisi "deep discharge state" dan dapat membuat baterai kehilangan kemampuan menyimpan daya. Kalau baterai penuh, nanti akan kehilangan kapasitasnya dan akan memperpendek umur baterai. Penjelasan lebih lengkap dalam merawat baterai bisa dibaca di sini.

  2. Jika laptop kamu dapat dilepas baterainya, saat mau disimpan, lepas baterai. Kalau tidak dapat dilepas, cek setting di BIOS-nya, mungkin ada opsi untuk men-disable baterai.

  3. Simpan laptop di dalam tas laptopnya. Jangan dibiarkan terbuka. Selain untuk menghindari debu, tas juga bisa mengurangi pengaruh dari perubahan suhu ruangan dan kelembapan udara.

  4. Simpan di tempat yang kering, tidak lembab, tidak terkena sinar matahari langsung, dan suhu ruangan standar. Jangan terlalu panas, jangan terlalu dingin. Jangan taruh di lantai. Bahkan kalau daerah tempat tinggal kamu sering banjir, sebaiknya taruh di tempat yang tinggi.

  5. Sebisa mungkin tetap digunakan secara berkala, minimal seminggu sekali selama sekitar 30 menit - 1jam. Hal ini untuk memastikan komponen yang masih bergerak (mekanikal), seperti harddisk, DVD-Rom, dan keyboard tetap lancar.

  6. Saat "memanaskan" laptop, pastikan seluruh aspek dari laptopnya dipergunakan. Keyboard, speaker, WiFi, charger, baterai, dll. Hal yang ideal dilakukan misalnya mendengarkan lagu sambil mengikuti test kemampuan mengetik. Kamu bisa buka website https://www.typingtest.com/ atau sejenisnya. Untuk memastikan semua tombol tertekan, bisa buka website https://en.key-test.ru/

Nah, itulah beberapa tips dari SolusiJeli dalam menyimpan laptop. Ada satu hal lagi yang sebaiknya dilakukan sebelum menyimpan laptop, BACKUP DATA. Pastikan sebelum disimpan kamu sudah membackup seluruh data penting dari laptop tersebut. Jaga-jaga jika ternyata, walaupun sudah melakukan semua hal di atas, laptop kamu tetap rusak saat ingin digunakan kembali. Minimal data-datanya sudah aman.


Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu ya. Oh ya, ngomong-ngomong soal bermanfaat, jika laptop memang sudah tidak akan digunakan lagi, sebaiknya segera diberikan ke saudara yang membutuhkan. Laptop lama kamu tetap digunakan berkala dan tetap bermanfaat. Kalaupun nantinya rusak, rusaknya karena dipakai bukan karena didiamkan terlalu lama. :)


bottom of page