macOS Catalina Sudah Ada. Jangan Update Sebelum Baca Ini.

November 2, 2019

 

 

Bebarapa waktu lalu, Apple akhirnya merilis macOS Catalina (10.15) untuk umum. Beberapa bulan sebelumnya, macOS versi terbaru ini hanya dapat dicoba oleh para Apple Developer & para peserta beta tester. Kini semua orang bisa merasakan kehebatan Operating System terbaru dari Apple. Yeah!

 

Penasaran seperti apa macOS Catalina? Sudah tidak sabar untuk segera update? Baca dulu wejangan dari SolusiJeli berikut:

 

  1. Sabar. Saat baru dirilis, biasanya ratusan ribu bahkan jutaan orang akan langsung coba melakukan update. Akibatnya, server Apple kadang kewalahan dan proses download menjadi lebih lambat. Lebih baik tunggu sampai "antrian" update sudah cukup berkurang. Sampai berapa lama? Sekitar 1-2 minggu. Selain itu, dengan sedikit bersabar, kita bisa memantau berbagai masalah yang mungkin terjadi. Biasanya, versi awal masih sering ada masalah. Baterai tiba-tiba boros, wifi sulit terhubung, safari crash dan lain-lain. Jika ternyata aman, barulah mulai update. Kalaupun Mac kita ternyata bermasalah setelah update, sudah banyak informasi bertebaran di internet yang menjelaskan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Dari mana? Dari masalah orang lain yang sudah update lebih dulu. 

  2. Backup. Sebelum melakukan update, pastikan kita sudah membackup semua data. Lebih baik sedikit repot diawal daripada SANGAT REPOT diakhir. Belum lagi perasaan menyesal yang menyertai saat kehilangan data. SolusiJeli menyarankan untuk membackup data secara MANUAL, bukan Time Machine. Agar jika Mac kita bermasalah, data kita tetap mudah diakses melalui komputer/laptop lain (non Apple).

  3. Update - ke Mojave versi terbaru. Pastikan macOS Mojave kita sudah berada di versi 10.14.6, versi Mojave terakhir. Hal ini untuk memastikan proses berjalan dengan lebih lancar. Berdasarkan pengalaman, masalah lebih sering terjadi jika kita update bukan dari versi terakhir macOS sebelumnya. Update juga berbagai aplikasi/komponen yang muncul di bagian Update aplikasi App Store.

  4. Copy. Saat selesai download, proses update akan otomatis berjalan. Segera tekan tombol close. Kenapa? Karena saat selesai update, sistem akan menghapus secara otomatis file installernya (ukuran sekitar 6GB). File installer terletak di folder Application. Kita sebaiknya men-copy terlebih dahulu file installer yang baru didownload. File ini sangat berguna jika kita punya beberapa Mac, atau berjaga-jaga jika kedepannya Mac kita bermasalah. Jangan habiskan waktu dan kuota hanya untuk mendownload ulang. 

  5. Cek Baterai & Cuaca. Pastikan kedua hal ini berada dalam kondisi yang baik. Baterai Macbook kita harus dalam kondisi baik dan terisi penuh. Tetap sambungkan magsafe (charger) walaupun sudah penuh. Jika menggunakan iMac, pastikan cuaca tidak sedang hujan atau banyak petir. Semua hal ini untuk memastikan proses update berjalan dengan lancar SAMPAI SELESAI. Entah sudah berapa banyak mac yang bermasalah hanya karena tiba-tiba mati listrik atau kehabisan baterai.

  6. Berdoa. Sebelum memulai proses update, pastikan kita berdoa (menurut agama dan kepercayaan masing-masing tentunya) agar proses update berjalan dengan lancar dan Mac kita tidak mengalami masalah apapun saat selesai update. AMIN.

 

Jika saat ini kita masih menggunakan macOS versi 10.12 atau sebelumnya, sebaiknya lakukan clean install. Untuk memastikan proses update yang lebih bersih dan meminimalisir masalah. Jika membutuhkan bantuan, bisa menghubungi SolusiJeli di nomor 0816 840 150

 

Bagi yang sudah melakukan update, selamat mencoba dan mengeksplorasi macOS Catalina.

Please reload

© 2020 by SolusiJeli | 0816 840 150